tagline fgbmfi

Mengendalikan Diri (Self Control)

486776129b190f4f96100844d54a1751Setiap kita punya kelemahan. Kalau kelemahan itu tidak bisa kita kendalikan, maka membuat hidup kita tidak berkenan kepada Tuhan. Salah satu kelemahan itu adalah tidak bisa mengendalikan diri. Manusia terdiri roh- jiwa dan tubuh. Ditengah-tengah ketiganya ada hati. Roh itu tempat kediaman Tuhan. Mengapa kita perlu mengendalikan diri? Karena pengendalikan diri itu seni kecerdasan rohani, bagaimana melatih keinginan kita dikuasai oleh roh.

2 Timotius 1:7, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."

Secara laten (permanen) Allah sudah memberikan kepada kita roh yang membuat kita tertib dan mampu mengendalikan diri. Kita tidak mudah dikendalikan oleh emosi jiwa. Ingat, salah satu buah Roh Kudus adalah penguasaan diri atau pengendalian diri (Galatia 5-23).

Markus 7:20-21, "Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan."

Sesuatu yang najis itu bukan apa yang masuk, tapi yang dari dalam ke luar.

Praktikal pengendalian diri dalam hidup:

1.Ucapkan hal-hal yang membangkitkan iman.

Kalau hal negatif direspon dengan cara negatif, hasilnya akan negatif. Hal yang positif, namun direspon negatif, hasilnya akan negatif. Tukar realita yang ada dengan ucapan-ucapan yang membangkitkan iman, karena suatu hal yang negatif jika kita respon dengan positif hasilnya akan positif. Untuk itu hati-hati dengan ucapan kita.

Roma 10:8, "Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan."

2.Kita harus tahu, iman itu mengalahkan dunia.

1 Yohanes  5:4, "Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita."

Sadari, Tuhan yang hebat tinggal di dalam kita. Di tengah badai sebesar apapun kita tetap tenang, jangan seperti murid-murid Yesus yang diterjang angin badai di danau Galilea. Tuhan ada di perahu itu, maka badai pun tenang.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Posted in Special Teaching

  •  BRA-Q       Crapoe-Seafood-Restaurant copy
  • chemindo   Logo Puri Saron Hotels 
  • prego

Copyright © 2013 Communication & Publication Department FGBMFI Indonesia

Website Security Test