tagline fgbmfi

Hidup Menyatu dengan Tuhan

when god is pleased 1024x682Hidup tersinkronisasi dengan Tuhan, artinya roh, jiwa dan tubuh kita terintergrasi dengan Tuhan. Secara menyeluruh hidup kita menyatu dengan Tuhan. Kalau hidup kita menyatu dengan Tuhan maka respon kita selalu positif terhadap keputusan-keputusan Tuhan bagi kita.

1 Korintus 6:17, "Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia." Hidup kita menyatu dengan Tuhan agar kita mengerti apa kehendak Tuhan.

1 Korintus 6:19, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?"

Kata "diam" di sini artinya "kerasan" Tuhan mau berdiam di dalam kita agar kita menyatu dengan Dia. Tempat kediaman Tuhan ada dalam hati kita. Roh Kudus lah yang memampukan itu semua.

Mangapa kita perlu menyatu dengan Tuhan?

Tuhan selalu menjawab yang terbaik untuk kita.

Efesus 3:20-21, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin."

Tuhan menjawab "lebih" di sini artinya Tuhan memberi lebih dari apa yang kita harapkan supaya karakter kita menjadi lebih kuat.

Seperti Abraham dijanjikan akan memiliki anak – saat itu usia Abraham 75 tahun – penggenapan janji Allah digenapi saat ia berumur 100 tahun. Apa yang dijanjikan Allah pasti ditepati. Tidak ada bapak yang menahan pemberian terbaik bagi anaknya. Manusia lebih suka hasil, tapi Tuhan lebih suka proses pembentukan karakter, seperti peristiswa kebangkitan Lazarus,

"Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati; tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya." Yohanes 11:14-15.

Efesus 3:20-21, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita."

Waktu kita menyatu dengan Tuhan kita sepikiran dengan Tuhan. Medan tempur kita ada di pikiran. Di masa sukar kalau kita sepikir dengan Tuhan, maka kita akan naik level. Juga dalam berdoa, kita harus sepikir dengan Dia. Pikiran Tuhan yang interfensi ke dalam pikiran kita, bukan pikiran kita yang mempengaruhi Tuhan.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Posted in Special Teaching

  •  BRA-Q       Crapoe-Seafood-Restaurant copy
  • chemindo   Logo Puri Saron Hotels 
  • prego

Copyright © 2013 Communication & Publication Department FGBMFI Indonesia

Website Security Test