tagline fgbmfi

Kiat Praktis membangun Personal Branding yang kuat dan efektif

kiat praktisApa pun profesi atau pekerjaan Anda, entah Anda bekerja sebagai pegawai perusahaan, berwirausaha, atau menjadi pekerja lepas, personal branding adalah hal yang sangat penting di masa kini. Di dalam Alkitab pun, Allah sendiri berkali-kali memberikan branding yang kuat pada manusia (di antaranya: 1 Petrus 2:9 dan Zakhariah  2:8, yaitu manusia sebagai biji mata-Nya dan sebagai bangsa yang terpilih).

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” (1 Petrus  2:9)

“Siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya. ” (Zakhariah   2:8 )

Pada dasarnya, personal branding ialah usaha apa pun yang kita lakukan agar orang lain mengenal diri kita atau mempersepsikan diri kita seperti persepsi yang kita inginkan. Inilah bentuk “etalase” yang memperkenalkan siapa diri kita kepada lingkungan kita. Apakah Anda ingin dipersepsikan sebagai seorang manajer keuangan yang mahir dalam bidang perpajakan, atau ingin dikenal sebagai tenaga pemasar yang tangkas, atau seorang pemilik bisnis kuliner yang sukses, atau apa pun persepsi lainnya yang Anda inginkan, persepsi itulah yang harus Anda bangun melalui personal branding.

Setiap orang tentu memiliki keunggulan profesional, apa pun itu. Tanpa personal branding yang kuat dan efektif, keunggulan itu tidak akan banyak berguna. Personal branding adalah hal yang mutlak terlepas dari usia, posisi di pekerjaan, atau bidang profesi kita, demi meningkatkan nilai diri kita di mata klien, mitra bisnis, dan lingkungan kita secara umum. Sayangnya, kadang kita tanpa sadar menampilkan branding yang terlalu umum atau biasa, sehingga mudah terabaikan atau terlupakan oleh dunia kerja/bisnis.

Untuk menciptakan personal branding yang kuat dan efektif, kita perlu menyadari manfaatnya lalu menerapkan kiat-kiatnya. Mari kita pelajari bersama.

Manfaat personal branding yang kuat dan efektif

1. Menjadi “etalase” identitas profesional Anda

Personal branding membuat orang lain mengenal diri Anda dalam hal identitas profesional. Segala keunggulan profesional Anda akan terlihat oleh lingkungan melaluinya, misalnya kemampuan bahasa asing, kompetensi berbicara di depan umum, atau kepiawaian menganalisis pergerakan saham. Orang-orang yang selama ini sudah mengenal keunggulan profesional Anda akan semakin kuat dalam persepsi mereka tentang Anda, serta orang-orang lain yang awalnya belum mengetahui siapa diri Anda akan jadi memahami keunggulan-keunggulan Anda itu. Semakin kuat dan efektif “etalase” ini menampilkan keunggulan profesional Anda, semakin kuat pula persepsi lingkungan terhadap diri Anda dan semakin tinggi nilai diri Anda sebagai aset profesional.

2. Membedakan Anda dengan kompetitor

Personal branding yang efektif adalah yang menunjukkan ciri khas Anda dibandingkan dengan kompetitor. Semakin berbeda Anda dengan kompetitor (secara positif, tentunya), semakin mudah pula Anda akan memenangkan kompetisi profesional di pasar. Karenanya, menampilkan spesialisasi atau keunikan Anda di bidang pekerjaan atau bisnis tertentu akan sangat mendatangkan manfaat.

3. Mempertahankan perjalanan profesional agar tetap di jalur visi

Personal branding menampilkan persepsi dan identitas diri yang dibangun berdasarkan visi Anda untuk profesi atau bisnis Anda. Pada perjalanan Anda dalam profesi atau bisnis itu, personal branding berfungsi sebagai pengingat yang mempertahankan perjalanan Anda agar tetap menuju ke visi itu. Visi memang bisa mengalami penajaman atau penyesuaian, tetapi personal branding menjaga Anda agar tidak bergerak “liar”, asal coba-coba, atau stagnan dalam berprofesi atau berbisnis.

4. Memperluas jejaring dan jangkauan dampak

Personal branding membuat Anda dikenal semakin luas. Karenanya, jejaring profesional Anda akan bertambah luas dengan orang-orang baru yang tadinya tidak mengenal Anda atau bisnis Anda, dan jangkauan dampak yang bisa dilakukan oleh Anda atau bisnis Anda pun bertambah luas. Personal branding yang kuat akan efektif menarik perhatian lingkungan terhadap keunggulan Anda.

Kiat praktis untuk membangun personal branding yang kuat dan efektif

1. Kenali diri Anda.

Identifikasi kan apa yang Anda ingin “jual” kepada publik. Kenali kekuatan, kelebihan, potensi, spesialiasi, talenta unik , atau kebiasaan unik Anda. Temukan ciri khas positif Anda yang membedakan Anda dengan orang lain, khususnya dengan kompetitor. Inilah yang menguatkan persepsi lingkungan tentang keunggulan dan kekhasan diri Anda, yang membuat mereka mencari Anda ketika membutuhkan keunggulan dan ciri khas itu.

2. Asahlah diri Anda.

Bangunlah keunggulan Anda. Jangan menjadi rata-rata dalam profesi atau bisnis Anda. Jadilah ahli dalam bidang yang Anda geluti , dan pastikan keunggulan Anda itu benar-benar menonjol melebihi rata-rata kompetitor. Jika Anda belum memiliki kemampuan tertentu di bidang profesi atau bisnis Anda, segeralah pelajari dan kuasai dari berbagai sumber yang kini banyak tersedia di masa saja. Ingat, lingkungan Anda akan memilih Anda jika Anda jelas unggul dibandingkan dengan kompetitor Anda.

3. Bangun lah keberadaan diri yang positif di internet.

Saat ini, Anda tidak akan mampu bersaing di pasar jika hanya mengandalkan pertemuan tatap muka dan bertukar kartu nama serta informasi kontak secara langsung. Internet adalah media yang sangat efektif untuk menjual keunggulan diri. Pastikan Anda memiliki akun di media sosial yang populer serta website pribadi. Di dalamnya, tampilkan identitas diri yang sesuai dengan persepsi yang Anda ingin bangun. Jangan asal-asalan, karena identitas diri Anda di internet sangatlah berpengaruh bagi penilaian lingkungan terhadap Anda. Misalnya, jika Anda ingin dikenal sebagai seorang auditor keuangan yang berpengalaman luas, Anda tentu tidak mau dicurigai dan dicap negatif karena nama akun “Tante Chantique” atau terlalu sering memasang foto selfie hasil aplikasi permak wajah. Akun media sosial dan website pribadi yang sesuai dengan identitas profesional Anda akan sangat mempermudah lingkungan untuk menarik minat pasar terhadap diri Anda.

4. Lakukan update yang tepat secara rutin di internet.

Jangan berhenti pada titik memiliki keberadaan diri yang positif di media sosial dan website pribadi. Pastikan Anda me lakukan update yang rutin dengan frekuensi yang cukup sering pada profil media sosial dan website pribadi itu, dan pastikan pula bahwa setiap update itu memperkuat persepsi tentang identitas profesional Anda. Ingat, kapan pun, siapa pun di mana pun bisa mengakses “diri” Anda di internet. Terlalu jarang melakukan update atau sembarangan memasang update yang justru melemahkan atau berlawanan dengan persepsi yang Anda ingin bangun, atau membiarkan orang lain mengelola identitas Anda di internet tanpa pemantauan adalah kesalahan yang bisa berakibat fatal secara profesional. Contohnya, seorang dokter sebaiknya sering melakukan update berupa tips kesehatan yang terbukti secara medis atau penjelasan tentang berita hoax kesehatan yang marak beredar, bukan memamerkan kemesraan dengan kekasih atau memasang foto diri ketika sedang bersenang-senang dengan botol-botol minuman keras di tempat hiburan malam.

5. Kuasai dan latih kemampuan public speaking (atau public writing).

Jika Anda serius ingin membangun personal branding yang kuat dan efektif, menyampaikan pesan kepada publik sangatlah penting. Untuk itu, cobalah untuk berlatih berbicara di depan umum sesekali, misalnya dalam forum seminar, workshop /pelatihan, rapat, atau perayaan/peringatan tertentu. Jika personal branding Anda lebih cocok dengan penyampaian pesan secara tertulis (misalnya, Anda penulis atau penyunting buku), ini berarti Anda perlu berlatih menulis untuk dibaca di ranah publik. Ini semua termasuk berlatih berbahasa dengan baik, benar, dan jelas/mudah dipahami publik. Kemampuan penyampaian pesan kepada publik secara efektif akan memperkuat persepsi lingkungan tentang pemahaman Anda di bidang kerja/bisnis Anda, karena Anda terbukti percaya diri untuk menyampaikan pesan itu. Berbicara atau menulis kepada publik adalah kesempatan untuk bisa dilihat dan didengarkan oleh semakin banyak orang.

6. Libatkan diri secara aktif dalam komunitas yang tepat.

Komunitas (baik yang bersifat offline maupun online) merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki minat atau keahlian atau bidang usaha yang sama dengan diri Anda. Melibatkan diri dalam komunitas yang tepat akan memberikan akses untuk Anda berbagi secara profesional dan memperkaya diri dengan belajar dari orang-orang itu. Selain itu, semakin banyak komunitas tepat yang Anda terlibat, semakin banyak orang akan mengenal Anda dan semakin luas personal branding Anda akan membawa diri Anda nantinya.

7. “Nebeng tenar ”.

Dekatkan diri Anda dengan orang lain yang sudah memiliki personal branding yang kuat. Pikirkan siapa kira-kira orang yang bergelut di bidang yang serupa atau melengkapi bidang Anda, yang sudah dikenal luas dengan keunggulannya, lalu carilah kesempatan untuk membantu sekaligus belajar dari orang itu, dan akhirnya tampil bersama orang itu. Hasilnya, Anda akan mulai dan semakin dikenal secara positif, karena personal branding orang itu sudah dikenal luas secara positif.

Nah, selamat membangun personal branding yang kuat dan efektif, no matter who you are!

Sumber : abbalove.org

Posted in Marketplace

lt ad-1004 powerpoint templates title slide rev

  •  BRA-Q       Crapoe-Seafood-Restaurant copy
  • chemindo   Logo Puri Saron Hotels 
  • prego

Copyright © 2013 Communication & Publication Department FGBMFI Indonesia

Website Security Test